Sabtu, 30 April 2011

Mc Donnell Douglas (Boeing) F-15E Strike Eagle



F-15E Strike Eagle adalah all weather ground attack strike fighter yang dikembangkan dari F-15D Eagle. Prototype pesawat ini berhasil melakukan first flight pada tanggal 11 Desember 1986 dan mulai digunakan secara operasional pada tahun 1988. Selain Angkatan Udara AS, F-15E juga digunakan oleh Angkatan Udara Arab Saudi (F-15S), Israel (F-15I), Korea Selatan (F-15K), dan Singapura (F-15SG).

Mc Donnell Douglas (Boeing) F-15 Eagle



F-15 Eagle adalah all weather air superiority fighter buatan perusahaan Mc Donnell Douglas yang pada tahun 1997 melebur ke dalam perusahaan Boeing. Pesawat tempur ini telah dibuat sebanyak 1.198 unit dalam berbagai varian dan digunakan oleh Angkatan Udara Amerika Serikat, Israel, Arab Saudi, dan Jepang.

Grumman F-14 Tomcat



Pada akhir tahun 1950-an Angkatan Laut AS mengumumkan bahwa mereka membutuhkan pesawat tempur baru yang akan digunakan sebagai long range interceptor untuk melindungi armada US Navy dari ancaman serangan pesawat pembom dan peluru kendali jarak jauh Uni Soviet. Sebagai long range interceptor, pesawat tempur tersebut harus memiliki radal yang lebih hebat dan dipersenjatai dengan peluru kendali yang memiliki jarak tembak lebih jauh dari yang digunakan oleh pesawat F-4 Phantom II. Untuk menghemat biaya, Angkatan Laut AS akhirnya bergabung dalam program Tactical Fighter Experimentel (TFX) bersama Angkatan Udara AS. Dalam program tersebut, perusahaan General Dynamic bekerja sama dengan Grumman untuk membuat F-111B yang merupakan varian AL dari pesawat tempur F-111 Aardvark.

General Dynamics F-111 Aardvark



Sampai dengan tahun 1950-an taktik yang banyak diterapkan oleh Angkatan Udara AS untuk menghindari sistem pertahanan udara musuh adalah “fly higher and faster.” Namun hal ini berubah ketika peristiwa tertembaknya pesawat U-2 oleh rudal SA-2 Uni Soviet pada tanggal 1 Mei 1960. Sejak peristiwa tersebut Angkatan Udara AS mulai menerapkan taktik serangan dengan terbang pada ketinggian rendah dan dengan kecepatan tingggi. Meningat F-105 Thunderchief yang pada saat itu banyak dimiliki oleh USAF tidak memadai misi ketinggian rendah dengan kecepatan tinggi, maka Angkatan Udara AS mengadakan program pesawat tempur baru dalam proyek TFX pada bulan Juni 1960.

Republic F-105 Thunderchief



Republic F-105 Thunderchief adalah kekuatan utama fighter-bomber USAF dalam masa-masa awal Perang Vietnam. Jet tempur dengan kemampuan terbang di atas Mach 2 dan mampu membawa senjata nuklir ini terbang pertama kali pada tanggal 2 Oktober 1955 dan mulai digunakan oleh skadron-skadron tempur USAF pada tahun 1958.

North American F-86 Sabre

Setelah kemarin kita membahas Mig-15 "Fagot" sekarang kita akan membahas musuh Mig-15 pada saat perang korea. Mau tau siapa musuhnya? mau tau? ini dia F-86 Sabre.


                           F-86 dalam formasi udara

North American F-82 Twin Mustang





F-82 USAF

North American F-82 Twin Mustang adalah fighter dengan mesin piston terakhir yang dikembangkan oleh Angkatan Udara AS. Walaupun tampaknya pesawat ini hanya merupakan dua pesawat P-51 Mustang yang digabungkan menjadi satu pesawat, namun sebetulnya pesawat ini adalah hasil rancangan yang benar-benar baru. Hanya saja pihak pabrikan Norh American memang mengembangkan pesawat ini dengan berdasarkan P-51H Mustang.

Jumat, 29 April 2011

10 Pesawat tempur dengan kecepatan supersonik

Semua pesawat tercantum di bawah ini dapat melakukan perjalanan dengan kecepatan supersonik. Jadi pakailah sabuk pengaman dan persiapkan diri untuk terbang!


10. F-14D Super Tomcat– Mach 2.34

Jika Anda pernah menonton Top Gun, Anda pasti melihat Tomcat, meskipun mungkin salah satu dari seri sebelumnya. Tomcat F-14D, dirancang oleh Grumman, jelas merupakan salah satu dari jenis pesawat militer tercepat.

Sukhoi Su-27 "Flanker"



Sukhoi Su-27 Flanker adalah jawaban Uni Soviet atas kemunculan F-15 Eagle pada tahun akhir tahun 1970-an. Pesawat tempur ini mulai dikembangkan pada tahun 1969 dan prototype pesawat ini berhasil melalukan first flight pada tanggal 20 Mei 1977. Su-27 sendiri kemudian mulai digunakan secara operasional pada tahun 1984. 

Mikoyan-Gurevich MiG-29 "Fulcrum"


MiG-29 Fulcrum adalah pesawat tempur generasi keempat buatan Uni Soviet dan dirancang sebagai air superiority fighter. Prototye pesawat tempur ini berhasil melakukan first flight pada tanggal 6 Oktober 1977, namun baru memasuki dinas operasional pada tahun 1983. Sampai saat ini telah dibuat sekitar 1.600 unit MiG-29 dalam berbagai varian dan tercatat setidaknya 25 negara menjadi pengguna pesawat tempur ini. 

Sukhoi Su-24 "Fencer"


Sukhoi Su-24 adalah long range all weather interdiction and attack aircraft. Prototype pesawat ini melakukan first flight pada tanggal 2 Juli 1967, namun baru dioperasikan pada tahun 1974. Sampai saat ini telah diproduksi sebanyak 1.400 unit Su-24 dalam berbagai varian.

Mikoyan-Gurevich MiG-17 "Fresco"

                          MiG-17 "Fresco" milik Polandia

MiG-17 merupakan hasil pengembangan dari MiG-15 dan merupakan pesawat jet tempur Uni Soviet pertama yang dilengkapi dengan afterburner. Jet tempur ini sebetulnya sudah mulai dirancang pada tahun 1949 ketika MiG-15 belum lama digunakan secara operasional dan berhasil melakukan first flight pada bulan Januari 1950. Walaupun mulai digunakan oleh unit-unit tempur Uni Soviet pada tahun 1952, namun pesawat ini tidak ikut dikirim bertempur dalam Perang Korea.

Mikoyan-Gurevich MiG-15 Fagot


MiG-15 "Fagot" milik Uni Soviet


MiG-15 adalah jet tempur Uni Soviet pertama yang digunakan dalam pertempuran dan merupakan salah satu pesawat tempur yang paling banyak dibuat dalam sejarah. Pesawat yang berhasil melakukan first flight pada tanggal 30 Desember 1947 ini dibuat sebanyak 12.000 unit dalam berbagai varian, termasuk varian latih MiG-15 UTI. Pesawat ini juga dibuat sebanyak 6.000 unit secara lisensi oleh Polandia, Cekoslovakia, dan RRC. Sekitar 40 negara tercatat sebagai pengguna pesawat tempur ini, termasuk Indonesia yang menggunakannya pada tahun 1960-an.